Jumat, 17 September 2010

Dad... Why Baby Blue?

Juli, 2010.

Kehadiran dede Fira di rumah benar-benar membuat "hidup semakin hidup". Banyak kesenangan darinya yang tidak bisa dibandingkan dengan apapun juga. Dari cara merengek, suara nangis dan intonasinya yang ber-vibrate, gaya tidur yang kadang mirip gaya tidur ayahnya (kata bundanya sih, hehe), sampai cara ia minta nen-nen sama bundanya.

Cuma satu hal yang bikin ayahnya jadi baby blue... yaitu bagaimana bayi mungil kami ini tertidur pulas tatkala ayah-bundanya terjaga, dan ia biasanya akan terjaga tatkala ayah-bundanya sedang tertidur pulas. Katanya hal seperti itu lumrah terjadi bagi orang-orang yang baru memiliki momongan antara 1-6 bulan. Bahkan semua teman di kantorku yang sudah punya momongan mewanti-wanti hal ini juga. Maksudnya agar aku nggak terkaget-kaget jika bayi mungil kami nggak peduli waktu istirahat ayah-bundanya.

Minggu-minggu pertama punya dede Fira, aku benar-benar merasakan beratnya hal ini. Bukannya nggak terbiasa bangun malam, tetapi nyatanya setiap malam kami harus bangun setiap rentang 1 jam sekali. Entah itu gara-gara dede Fira ngambek minta nen-nen sama bunda atau ngambek gara-gara ia buang air besar/air seni. Maklum, sebelum pakai pampers, kami memang sengaja menggunakan popok dulu. Biar bisa ngerasain punya bayi banget gitu deh.

Ya meski minggu-minggu pertama aku sampai kena flu, aku pikir it's ok... toh masih banyak keceriaan yang datang darinya dibandingkan dengan hal-hal yang memberatkan itu. Ah, mudah-mudahan kamu cepat besar dan nggak terlalu sering nge-repotin ayah-bunda lagi ya nak... :)





dede Fira jadi anteng kalau popoknya diganti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar